Pages

Rabu, 20 April 2011

Bidan sebagai profesi

Bidan sebagai profesi

Bidan suatu profesi

Sejarah menunjukan bahwa bidan merupakan salah satuprofesi tertua di dunia sejak adanya peradaban manusia. Bidan muncul sebagai wanita terpercaya dalam mendampingi dan menolong ibu melahirkan. Peran dan posisi bidan di masyarakat sangat di hargai dan dihormati karena tugasnya yang sangat mulia, memberi semangat, membesarkan hati, dan mendampingi, serta menolong ibu melahirkan sampai ibu dapat merawat bayinya dengan baik
Dalam naskah kuno, pada zaman prasejarah, tercatat bahwa bidan dari Mesir(Siphrah dan Poah) berani mengambil resiko menyelamatkan bayi laki-laki bangsa yahudi( orang-orang yang dijajah bangsa Mesir) yang diperintahkan oleh Fir’aun untuk dibunuh. Mereka sudah menunjukan sikap etika moral yang tinggi dan takwa kepada Tuhan dalam membela orang-orang yang berada padaposisi lemah, yang pada zaman modern ini kitasebut Peran Advoksi.


Pengertian Profesi
Schein E.H. (1962), profesi adalah satu kumpulan atau set pekerjaan yang membangun suatu set norma yang sangat khusus yang berasal dari peran khusus di masyarakat.
Abraham Fleknmas (1915), adanya aktifitas intelektual, mempunyai dasar ilmu dan belajar, untuk tujuan praktik atau pelayanan, dapat dikerjakan, terorganisasi, dan altruisme (tidakboleh dikomersilkan).
Sussmen (1966), berorientasi pada pelayanan, mempunyai kelompok ilmu pengetahuan teoretik, otonomi darikelompok pelaksana.

Secara umum, profesimerupakan pekerjaan yang memiliki pengetahuan khusus, melaksanakan peran bermutu, melaksanakan cara yang disepakati, merupakan ideologi, terikat padakesetian yang diyakini, dan melalui pendidikan perguruan tinggi. Profesi sebagai suatu pekerjaan dalam melakukan tugasnya memerlukan tekhnik dan prosedur, dedikasi, serta peluang pekerjaan yang berorientasi pada pelayanan, memiliki kode etik yang mengarah pada orang atau objek.

Karakteristik profesi :
Bersifat unik
Dikembangkan dengan teliti
Mempunyai wadah organisasi
Pekerjaan yang mempunyai kode etik
Pekerjaan yang mendapat imbalan jasa
Pekerjaan yang dilaksanakan oleh orang yang memiliki profesi tersebut

Profesionalisme

Profesional adalah memberi pelayanan sesuai dengan bidang ilmu yang dimiliki dan manusiawi secara penuh/ utuh tanpa mementingkan kepentingan pribadi melainkan mementingkan kepentingan klien serta menhargai klien sebagaimana menghargai diri sendiri
Profesi dapat dirumuskan sebagai:
Profesional mempunyai keterikatan dengan pekerjaan seumur hidup.
Profesional mempunyai motivasi yang kuat atau panggilan hati atau nurani sebagai landasan pemilihan karir profesionalnya dan mempunyai komitmen seumur hidup yang layak.
Profesional lebih mengetahui apa yang baik untuk klien.
Profesional mempunyai kelompok ilmu pengetahuan dan keterampilan khusus yang diperolehnya melaui pendidikan dan latrihan yang lama
Profesinal mempunyai otonomi dalam mempertimbangkan tindakannya

Bidan sebagai jabatan profesional
Ciri-ciri jabatan profesional:
Pelakunya secara nyata (de facto) dituntut cakap dalam bekerja (memiliki keahlian) sesuai dengan tugas-tugas khusus serta tuntutan jabatannya
Kecakapan atau keahlian seorang pekerja profesional bukan hasil pembiasaan atau latihan rutin yang terkondisi, tidak perlu memiliki wawasan keilmuan yang mantap. Jabatan profesional menurut pendidikan. Jabatan yang memiliki program yang relevan dan berbobot, terselenggara secara efektif, efisien, dan ada tolak ukur evaluatifnya.
Pekerja profesional dituntut berwawasan luas sehingga pilihan jabatan serta kerjanya harus disadari oleh nilai-nilai tertentu sesuai jabatan profesinya. Pekerja profesional bersikap positf terhadap jabatan dan perannya, bermotivasi, dan berusaha berkarir sebaik-baiknya.

Syarat bidan sebagai jabatan profesional
Memberi pelayanan terhadap masyarakat yang bersifat khusus atau spesialis.
Melalui jenjang pendidikan yang menyiapkan bidan sebagai bidan profesional.
Keberadaanya diakui dan diperlukan di masyarakat
Mempunyai peran dan fungsi yang jelas
Mempunyai kewenangan yang di sahkan atau diberika oleh pemerintah
Memiliki organisasi profesi sebagai wadah
Memiliki kode etik bidan
Memiliki standar pelayanan
Memiliki standar praktek
Dll.


Seorang bidan profesional mempunyai tanggung jawab sebagai berikut:
Menjaga agar pengetahuannya tetap up to date, terus mengembangkan keterampilan dan kemahirannya agar bertambah luas nserta mencakup semua aspek peran seorang bidan
Mengenali batas-batas pengetahuan, ketermpilan pribadiny, dan tidak berupaya melamapui wewenangnya dalam praktik klinik.
Menerima tanggung jawab untuk mengambil keputusan serta konsekuansi dari keputusan tersebut. Dll

0 komentar:

Posting Komentar